Dari semua buku tentang kebiasaan yang beredar luas, kita tahu bahwa kebiasaan dapat membangun kehidupan kita, atau seballiknya menghancurkan kehidupan kita. Kebiasaan buruk sudah tentu akan menghancurkan kehidupan kita, sedangkan kebiasaan baik akan membawa kita kepada kehidupan yang efektif dan berhasil. Masalahnya, sebagaimana lazim diketahui, adalah bahwa kebiasaaan buruk sangat sulit untuk dihilangkan, sebaliknya kebiasaan baik sangat sulit untuk dibangun. Bagaimana Anda dapat melakukan keduanya?
“Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Roma 13:14)
“Anda tidak dilahirkan dengan kebiasaan-kebiasaan Anda— Anda menenunnya dan mengenakannya. Kebiasaan-kebiasaan Anda dapat menjadi kain kotor ketergantungan yang terpusat pada diri sendiri, atau jubah pengendalian diri yang terpusat pada Kristus.”
— June Hunt
Sangat mengesankan, bahwa dalam banyak kamus definisi pertama untuk kata bahasa Inggris “habit” mengungkapkannya sebagai “jenis pakaian yang berciri kedudukan, pangkat atau fungsi tertentu.” Akhirnya “habit” menjadi “pola perilaku yang diperoleh dengan berulang kali yang sering yang mencerminkan karakter seorang yang berlaku.” Alkitab dianyam dengan konsep sama! Kebiasaan anda berciri karakter anda. Jika anda seorang Kristen, panggilan anda ialah untuk mengenakan jubah Kristus, dengan hasil bahwa karakter anda akhirnya mencerminkan karakter-Nya.
Beauty or Beast
Anjing herder Jerman dapat dilatih sebagai pembantu yang galak untuk maksud yang jahat. Namun, anjing yang cerdas ini juga dapat dilatih menjadi kawan untuk menuntun seorang tunanetra. Jadi, ini merupakan perilaku yang dipelajari! Demikian pula, kebiasaan merupakan perilaku yang dipelajari yang menjadi kekuatan hebat dalam kehidupan Anda untuk menjadi orang yang baik atau buruk. Setiap kebiasaan terpusat pada Kristus atau pada diri sendiri... kebajikan atau kelaliman... dapat berpotensi menjadi beauty (keindahan) atau the beast (binatang)!
Semua kebiasaan (HABITS) merupakan...
Habitual, Hal-hal yang sudah dibiasakan—terjadi secara teratur
Automatic, Otomatis—terjadi tanpa berpikir
Behavioral, Menurut Perilaku—mencerminkan moral batin
Intenses, Intensif—tumbuh lebih kuat dan lebih berurat akar
Tenacious, Kuat—gigih dan sulit untuk diubah
Satisfying, Memuaskan—memberi kesenangan dengan tingkatan tertentu
“Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” (Lukas 16:13)
Kita kalah peperangan dengan godaan jika kita memprioritaskan untuk menyenangkan diri sendiri daripada menyenangkan Tuhan. Penyebab akar dari kebiasaan mengalahkan diri adalah kegagalan untuk mengembangkan kendali diri sebagai akibat pemikiran salah. Banyak kuasa kebiasaan untuk menarik anda melewati garis ada dalam keyakinan anda bahwa anda adalah “berdikari” selama waktu-waktu godaan. Disebabkan rasa salah anda, anda dapat merasakan bahwa Tuhan jauh sekali dan kuasanya hilang. Akan tetapi, jika anda seorang Kristen, anda tidak pernah sendiri. Anda mempunyai “Kristus di dalam anda” (Kolose 1:27) untuk memenangkan kemenangan melalui anda.22 Alkitab mengatakan kita “bersatu” dengan Kristus, dan bahwa kita adalah “satu dengan Dia.” Hal ini berarti bahwa jika kita berserah diri sendiri untuk ditarik ke bawah oleh kebiasaan negatif, kita menarik ke bawah nama Kristus dengan kita! Pemahaman ini dapat merupakan motivator pengubah hidup bagi anda untuk mempertimbangkan kembali pilihan-pilihan anda!
Banyak kebiasaan merupakan hasil pengalaman masa kecil kita. Keluarga dan sahabat mempunyai pengaruh kuat atas kita. Tetapi ketika kita menjadi tua, kita dapat memutuskan untuk diri sendiri nilai dan perilaku yang kita ingin tumbuhkan. Karena sudah bukan anak-anak lagi, anda tidak perlu dikendalikan oleh sikap dan tindakan orang lain. Anda dapat memilih untuk menanam, membudidayakan dan menuai kebiasaan yang baik yang dikehendaki dan menyenangkan Tuhan.