. . . Dengan aborsi, seorang ibu tidak belajar untuk mengasihi, tetapi bahkan membunuh anaknya sendiri demi mengatasi masalah-masalahnya sendiri. . . . . Setiap negara yang menyetujui aborsi tidak mengajarkan rakyatnya untuk mengasihi, tetapi untuk menggunakan kekerasan apapun guna memperoleh apa yang mereka inginkan.  Dengan demikian perusak terbesar kasih dan perdamaian adalah aborsi.”

— Ibu Teresa dari Kalkuta
Sarapan Pagi Doa Kepresidenan, Washington DC, 12 Februari 1994

Pembunuh Kehidupan

Apakah Aborsi itu?

Oxford Dictionary menuliskan aborsi adalah “memperoleh persalinan prematur, sehingga dapat menghancurkan keturunan.”  Aborsi adalah berbagai cara yang digunakan manusia untuk menghancurkan janin yang sedang berkembang.  Beberapa cara ini ialah sebagai berikut :

  • Pil “Pagi Hari”. . . zat kimia yang ditelan dalam triwulan pertama dalam waktu 72 jam pertama dari kehamilan

Obat ini mengandung zat kimia yang sangat tinggi dalam pil pengendali kelahiran, tetapi khasiatnya tiga atau empat kali lebih kuat.  Sekalipun seorang wanita tidak dapat mengetahui apakah dia sedang mengandung, pil ini dirancang untuk menghentikan kemungkinan kehamilan dengan mengeluarkan telur yang sudah dibuahi.

  • Metode RU-486—“Pil Aborsi Perancis” . . . zat kimia yang ditelan dalam triwulan pertama, dari 4 sampai 9 minggu

Obat RU-486 itu merupakan steroid sintetis yang menghancurkan hormon (progesteron) yang diperlukan untuk kelangsungan kehidupan dalam kandungan.  Bayi meninggal kalau lapisan yang kaya nutrisi hancur.  Ibu diberikan obat 2 kali dalam 10 hari.  Dia menjadi sangat sakit, dan biasanya menghasilkan (tetapi tidak selalu) kelahiran bayi yang sudah meninggal.

  • Metode Sedotan Vakum—Aspirasi Sedotan. . .  pembedahan dalam triwulan pertama

Kandungan dilebarkan (dilasi) dan alat-alat seperti pensil dimasukkan (dilator) dan dimasukkan dengan selang (cannula) disambungkan pada alat penyedot.  Vakum tersebut sangat kuat sehingga dalam kehamilan awal bayi itu seketika hancur dan disedot keluar.  Cara ini merupakan prosedur yang paling umum digunakan untuk aborsi.

  • Cara Dilasi dan Kuret—“D & K”  . . .  pembedahan pada bagian awal triwulan kedua—13-14 minggu

Kandungan dilasi untuk memasukkan pisau berbentuk bulat (carelle).  Dokter menggunakan pisau untuk memotong bayi dan plasenta menjadi potongan dan mengeruk dinding kandungan.  Kemudian dokter mengeruk keluar potongan-potongan keluar dari kandungan.

  • Metode Dilasi dan Evakuasi—“D & E” . . .  pembedahan dalam triwulan kedua atau ketiga

Mulut rahim ditarik (dilasi) untuk memasukkan forcep (tang) besar yang digunakan untuk menghancurkan kepala bayi.  Badannya kemudian dipotong-potong dan dikeluarkan satu per satu.  Cara alternatif prosedur ini termasuk penyedotan otak agar kepala kolaps atau meledakkan jantung bayi.

  • Metode Saline—“Penggaraman” atau “Keracunan Garam”. . .  bahan kimia yang disuntikkan dalam triwulan kedua atau ketiga

Sebuah jarum dimasukkan melalui perut ibu dan sebanyak secangkir air ketuban yang mengelilingi bayi disedot dan diganti dengan saline yang mematikan.  Bayi menghirup itu, menelan garam, dan diracuni sampai mati dalam waktu 2 jam.  Bayi mati karena tercekik, terjadi pendarahan otak, dan kejang-kejang.  Garam kadang-kadang membakar kulit bayi.  Ibu itu kemudian diberikan obat (pitocin) yang merangsang kelahiran.  Dengan proses ini organ-organ dan jaringan-jaringan terbakar, dan bayi dilahirkan mati atau hampir mati.  Di kebanyakan klinik, metode ini tidak digunakan lagi.

  • Metode Prostaglandin  . . .  zat kimia disuntikkan dalam triwulan kedua atau ketiga

Prosedur ini serupa dengan metoda saline kecuali kulit bayi tidak terbakar.  Badan wanita secara alamiah menghasilkan prostaglandin, yang membantu proses kelahiran.  Suntikan prostaglandin buatan mendorong kandungan berkontraksi, dan ibu melahirkan bayinya, berukuran apapun.  Metode ini dapat menghasilkan kelahiran yang hidup, tetapi biasanya bayi itu dibiarkan mati.  Metode ini tidak lagi digunakan di kebanyakan klinik.

  • Cara Kelahiran Parsial—Dilasi dan Ekstraksi, “D & N” . . .  pembedahan dalam triwulan kedua atau ketiga, setelah 20 minggu seringkali antara 6 sampai 9 bulan

Kaki bayi dipegang dengan forcep dan ditarik melalui saluran kelahiran.  Seluruh badan bayi kemudian dilahirkan kecuali kepalanya.  Gunting-gunting ditusukkan ke dalam tengkorak bayi dan dibuka untuk memperbesar lubang.  Selang penyedot dimasukkan dan menyedot otak, yang mengakibatkan tengkorak kolaps.  Bayi yang mati itu kemudian dikeluarkan.  Prosedur ini digunakan setelah kehamilan 20 minggu, kadang-kadang antara 6 sampai 9 bulan.  Bagi orang yang tidak setuju dengan cara tersebut diatas menamakan hal ini  “pembunuhan.”

Bagi mereka yang tidak mengikuti kehendak Tuhan, Alkitab mengatakan,

“Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?”

(Ulangan 32:6)

 

Apakah Jenin  yang Sedang Berkembang Bisa Disebut Sebagai Seorang Manusia?

Ya.  Manusia didefinisakan sebagai anggota spesies homo sapiens.  Setiap manusia individual mempunyai kode genetis sendiri (DNA) yang secara tunggal, unik dan ditentukan pada waktu konsepsi.  DNA janin manusia jelas berbeda bukan saja dari binatang, unggas, dan ikan, tetapi juga dari DNA ibunya.

”Tubuh mahkluk-mahkluk yang bernyawa tidak semuanya sama. Manusia mempunyai sejenis tubuh, binatang-binatang mempunyai jenis tubuh yang lain; burung-burung lain pula jenis tubuhnya, dan ikan-ikan lain lagi jenis tubuhnya.” (1 Korintus 15:39)

Aborsi adalah Dosa, apapun itu alasanya, karena aborsi bagian dari sebuah pembunuh kehidupan           .

Dan saat ini Anda ingin menyerahkan kendali kehidupan anda kepada Kristus—kepada Dia yang mengasihi anda dan mengetahui segala rupa tentang masa lalu, masa kini dan masa depan anda.  Jika anda membuka hati anda kepada-Nya, anda akan menemukan bahwa Dia mempunyai rencana pribadi yang bukan hanya meliputi tujuan-Nya untuk menciptakan anda, tetapi juga janji-Nya untuk memberkati anda . . . untuk memenuhikeinginan hati anda yang paling dalam.